Lewati ke konten utama
Amfibi

Katak Pohon Mutiara (Nyctixalus margaritifer): Bioindikator Kejernihan Udara Pegunungan Jawa

Mengenal katak endemik mungil bertabur bintik mutiara yang hanya mampu bertahan di hutan lumut pegunungan tinggi dengan kualitas udara dan mata air murni.

Redaksi AKARMERA Diperbarui 18 September 2026 7 menit baca
Katak Pohon Mutiara (Nyctixalus margaritifer): Bioindikator Kejernihan Udara Pegunungan Jawa

Bagikan

Facebook X WhatsApp

Di antara hamparan lumut tebal hutan pegunungan Jawa Barat dan Jawa Tengah pada ketinggian di atas 1.000 mdpl, hidup seekor katak endemik berukuran tak lebih dari 35 milimeter dengan corak luar biasa indah: Katak Pohon Mutiara (Nyctixalus margaritifer).

Kulit Permeabel sebagai Sensor Alami Kualitas Udara

Amfibi bernapas tidak hanya menggunakan paru-paru melainkan juga menyerap oksigen dan air secara langsung lewat kulit mereka yang tipis dan permeabel. Hal ini membuat Katak Mutiara sangat sensitif terhadap polutan kimia dan perubahan iklim mikro.

Kehadiran katak pohon di suatu kawasan hutan adalah jaminan mutlak bahwa sumber mata air dan udara di tempat tersebut masih bersih dan terbebas dari racun pencemar.

Menjaga Hutan Lumut Hulu Sungai

Menjaga tegakan pohon kanopi di kawasan hulu pegunungan menjadi syarat mutlak agar kelembapan mikro tidak menguap, sehingga siklus telur katak yang diletakkan pada rongga pohon berair tetap terjaga.

Terkait

Artikel terkait

Kategori

Lebih banyak dari Amfibi

Lihat kategori